E-LEARNING SMP N 3 DEPOK

PERSYARATAN DAN KETENTUAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2020/2021PADA SATUAN PENDIDIKAN DI KABUPATEN SLEMAN


  1. Persyaratan:
    1. Sekolah
      • Membuat surat pernyataan sanggup melaksanakan pembelajaran tatap muka (dengan melampirkan dokumen sesuai daftar periksa)
      • Memiliki satuan tugas penanganan Covid 19 tingkat sekolah
      • Memiliki sarana untuk cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun cair atau hand sanitizer di berbagai lokasi strategis seperti pintu gerbang, depan ruang kelas/guru/karyawan, aula, tempat ibadah, kantin, toilet, dan ruangan
      • Memiliki thermogun dan atau alat pengecekan suhu tubuh dengan rasio perbandingan 1 : 36 (tiga puluh enam)
      • Menyediakan peta petunjuk alur masuk dan keluar warga
      • Menyediakan penanda physical distancing di lantai/kursi/meja
      • Menyediakan masker cadangan untuk mengantisipasi pengganti masker rusak atau kotor saat berada di lingkungan
      • Mengisolasi warga sekolah yang suhu badannya diatas 37,3 (tiga puluh tujuh koma tiga) derajat
      • Melakukan komunikasi dan koordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat.
      • Menyatakan siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (masa transisi)
      • Mendapatkan izin dari satuan tugas penanganan Covid 19 tingkat kecamatan. 
  2. Guru/Tenaga kependidikan/karyawan/warga sekolah
    • Guru/Tenaga kependidikanlkaryawanlwarga sekolah yang memberikan layanan pembelajaran harus dalam kondisi
    • Guru/Tenaga kependidikan/karyawan/warga sekolah wajib memakai masker selama berada di lingkungan sekolah.
    • Tidak kontak langsung dengan orang yang terindikasi terpapar Covid-19.
  3. Siswa
    • Persetujuan tertulis dari orang tua/waIi siswa yang diserahkan ke sekolah sesuai contoh format pada terlampir.
    • Siswa datang ke sekolah dengan kondisi
    • Siswa hadir memakai masker dari rumah dan selama berada di lingkungan sekolah.
  4. Tatap Muka
    1. Pembelajaran tatap muka mengedapankan motivasi dengan pertimbangan psikososialpeserta didik dan fokus pada pembahasan, umpan balik dan penguatan ( bukan penjelasan, penyampaian materi, tugas atau latihan)
    2. Dalam sehari hanya dibolehkan 2 sampai 3 mata pelajaran dan jam istirahat ditiadakan.
    3. Durasi satu jam pelajaran dikurangi dari ketentuan normal.
    4. Pembelajaran jenjang SD dimulai pukul 07:00 sampai dengan 09:00 WIB, jenjang SMP dimulai pukul 07:00 sampai dengan 10:00 WIB
    5. Guru diperkenankan meninggalkan ruang kelas bila ada guru mata pelajaran selanjutnya.
    6. Tidak makan di lingkungan sekolah
    7. Jumlah peserta didik yang hadir dalam 1 (satu) rombongan belajar maksimal 50% yaitu: PAUD 5 siswa dari standar 15 siswa, SD dan SMP 18 siswa dari standar 36 siswa, SLB 5 siswa dari standar
    8. Peserta didik mengikuti pembelajaran tatap muka 2 (dua) kali dalam seminggu, dan selebihnya masih melaksanakan Pembelajaran jarak jauh (PJJ)
    9. Siswa disarankan untuk melaksanakan ibadah di rumah masing-masing.
    10. Kepala Sekolah memonitor absensi (ketidakhadiran) warga sekolah, jika diketahui tidak hadir karena sakit dengan gejala demam/batuk/piIek/sakit tenggorokan/sesak napas, agar segera memeriksakan diri ke fasilitas
    11. Tugas guru/karyawan yang tidak masuk karena sakit dialihkan pada guru/karyawan yang
    12. Bagi orang tua/waIi yang belum mengizinkan anaknya untuk melakukan pembelajaran tatap muka difasilitasi dengan pembelajaran jarak
  5. Ketentuan Protokol Kesehatan
    1. Melakukan pengukuran suhu badan dengan
    2. Bagi warga sekolah yang suhu badannya diatas 37,3 (tiga puluh tujuh koma tiga) derajat celcius disarankan untuk masuk ke ruang yang telah Selanjutnya setelah 15 (lima belas) menit dilakukan pengecekan ulang suhu tubuh, jika suhu tubuh tetap diatas 37,3 (tiga puluh tujuh koma tiga) derajat celcius, untuk siswa maka sekolah menghubungi orang tua/waIi agar menjemput dan diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Sedangkan bagi guru/karyawan diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
    3. Masuk atau keluar sekolah melewati alur yang sudah tersedia.
    4. Melakukan cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun cair atau hand
    5. Jendela selalu dibuka untuk menjaga sirkulasi udara di dalam
    6. Mengatur jarak antar tempat duduk minimal 1,5 (satu koma lima)
    7. Siswa tidak diperbolehkan pinjam meminjam alat tulis dan alat makan/minum.
    8. Kantin sekolah untuk sementara
    9. Melakukan desinfeksi ruangan beserta perabotnya dan lingkungan sekolah setiap hari setelah kegiatan pembelajaran
    10. Menggunakan masker bagi seluruh warga sekolah dan
    11. Menerapkan etika batuk/bersin.
    12. Tidak boleh berjabat tangan (diganti dengan menangkupkan kedua tangan di depan dada sambil mengangguk).
    13. Jika pembelajaran telah selesai siswa diminta untuk segera meninggalkan lingkungan sekolah.
    14. Orang tua/wali siswa melakukan antar jemput siswa tepat waktu
    15. Mencegah terjadinya kerumunan pada saat antar jemput